Searching...
Jumat, 02 Agustus 2013

"Wedus Gembel" Ala M. Nazaruddin Mencari Mangsa

Wedus Gembel ala M. Nazaruddin mencari mangsa
Ini dia berita hot, pedas tanpa cabe dan kepastian dari dunia pelaku korupsi, kicauan baru "Wedus Gembel" Ala M. Nazaruddin mulai menggelora siap mencari mangsa. Tentunya bukan hal biasa terjadi di Indonesia atau dimana pun, dimana jeruk makan jeruk atau apel makan apel. Kalau jeruk makan jamblang atau apel makan kesemek adalah hal umum di negara ini. Nah loh, kenapa dari wedus gembel lari ke buah-buahan? Padahal wedus gembel itu biasanya digunakan sebagai istilah ketika gunung berapi sedang erupsi, sedangkan buah-buahan selain sebagai salah satu 4 sehat, terkadang juga digunakan sebagai istilah kesetaraan, seperti aple to aple dan bukan apel makan apel.

Masih jelas dalam ingatan, ketika terjadi erupsi Gunung Merapi di provinsi DIY merenggut banyak korban. Baik itu korban harta benda atau nyawa, akibat keganasan wedul gembel. Dia (baca= wedus gembel) tidak memilih siapa dan apa yang akan dipanggangnya, kerbau, mobil, pohon atau rumah, serta sang legenda mbah Marijan pun menjadi korbannya. Itu wedus gembel dari gunung berapi, lalu kini akan ada wedus gembel dari seorang M.Nazaruddin. Hampir serupa efeknya, panas dan berbahaya bagi calon korbannya. Hanya sedikit perbedaan antara wedus gembel gunung berapi dengan wedus gembel M. Nazaruddin. Wedus gembel gunung berapi bisa di prediksi dengan alat, sedangkan wedus gembel M. Nazaruddin belum ada alat ukur yang pasti. Berarti, wedus gembel M. Nazaruddin ini akan lebih berbahaya dari wedus gembel gunung berapi. Bukan saja panas, tapi akan meluluhlantakan korbannya pada masa yang akan selalu dikenang dan diingat.

Rahasia sebelas mega proyek bagai isi perut gunung berapi atau lava, sebentar lagi akan terkuak dan terbongkar karena mualnya perut M. Nazaruddin. Kalau gunung berapi mual, para pakar meteorologi dan geofisika sudah pasti akan mengetahui sebelum gunung berapi itu muntah dan kemudian mengeluarkan wedus gembelnya. Tapi ini lain persoalan, M. Nazaruddin sepertinya sudah tidak sanggup lagi menyimpan isi perut rahasia dari sebelas mega proyek bernuansa korupsi. Tanda-tanda akan dimuntahkan sudah terlihat dan terdengar oleh seluruh masyarakat Indonesia, tapi untuk tepatnya masih belum jelas. Entah apa penyebab, hingga M. Nazaruddin tiba-tiba mual dan ingin memuntahkan rahasia sebelas mega proyek sarat korupsi. Muntahan ini akan melebihi panas dan ganasnya wedus gembel gunung merapi, lebih berbahaya dari bisa ular King Cobra atau mungkin sangat ditakuti oleh siapapun oknum yang terlibat di sebelas mega projek itu dari pada ketakutan mereka pada sakratul maut sebenarnya.

Wedus gembel gunung merapi tidak pernah bisa diprediksi kapan datang dan perginya. Hal yang bisa dilakukan adalah hanya mengukur kapan dan bagaimana kondisi gunung merapi sedang aktif dan akan terjadi erupsi. Bagaimana dengan M. Nazaruddin yang tiba-tiba menjadi gunung berapi aktif? Apakah memang wedus gembel M. Nazaruddin itu sudah tidak lagi bisa ditahan atau ada faktor-X agar wedus gembel itu keluar menyambar kekiri dan kekanan para koruptor sejati di 11 mega proyek? Tentu bagi masyarakat awam wedus gembel M. Nazaruddin adalah hal biasa dan mungkin dianggap sebagai "tobatnya seorang Koruptor". Apa benar demikian? Kenapa baru sekarang M. Nazaruddin merasa mual dan ingin memuntahkan wedus gembel 11 mega proyek? Ada apa dibalik rencana erupsi 11 mega proyek sarat korupsi dari M. nazaruddin, apalagi kejadiannya seperti pas jelang pemilu legislatif dan eksekutif.

Wedus gembel Gunung Merapi tidak memilih waktu dan tempat ketika memberangus area yang dilaluinya, tapi sudah bisa diprediksi akan terjadi. Nah, wedus gembel M. nazaruddin ini tidak pernah bisa diukur, lalu kemudian akan terjadi erupsi mengeluarkan rahasia korupsi di 11 mega proyek negeri ini secara tiba-tiba. Wedus gembel 11 mega proyek mengarah pada para petinggi negara yang "berjuang untuk rakyat dan dipilih oleh rakyat" Aduh, mengerikan sekali kalau wakil rakyat kena wedus gembel M. nazaruddin benar-benar terjadi. Itu berarti kita juga sebagai rakyat yang telah memilih mereka secara tidak langsung sebagai pendukung para wakil rakyat yang terlibat korupsi 11 mega projek negeri ini. Bila para wakil rakyat terkena wedus gembel skandal korupsi 11 mega proyek, berarti kita juga sabagai pemilih mereka yang salah. Kalau model wakil rakyat seperti itu, kenapa dipilih? Apalagi banyak diantara mereka, yaitu produk politik dahulu kala itu dan kini mencalonkan diri kembali untuk menjadi sebutan wakil rakyat yang terhormat. (prret!).

Sebagai generasi najis beeng sama korupsi tentunya kabar wedus gembel M. Nazaruddin menjadi harapan besar dalam pemberantasan korupsi, terutama bagi mereka yang selalu gembar- gembor mengatasnamakan rakyat dan rakyat sebagai objek kerakusan. Kita semua tentunya sangat berharap, wedus gembel M. Nazaruddin menjadi tontonan menarik melebihi film Titanic atau Ghost yang populer itu. Kita mau melihat, apakah muntah wedus gembel itu benar-benar  murni dari rahasia yang selama ini disimpan oleh M. nazaruddin atau ada hal lain sebagai 'kompor' dalam proses erupsinya. Bila memang tidak ada kompor atau intrik jelang pemilu ya bagus, tapi kalau ada kaitannya dengan pemilu kedepan nanti juga ketahuan siapa dan apa emblemnya.

Diakhir tulisan kesana kemari tentang "wedus gembel" ala M. Nazaruddin mencari mangsa, tentunya akan menimbulkan dua efek antara positif dan negatif. Ada harapan besar melihat kejadian besar dari tobatnya seorang koruptor, wedus gembel ini bukan saja akan mengosongkan gedung parlemen dari manusia berwawasan luas perihal korupsi, tapi juga sebagai efek pikir-pikir bagi mereka yang akan mengikuti jejak pendahulunya. Bila wedus gembel ala M. Nazaruddin ini benar-benar keluar dan banyak menelan korban, berarti Indonesia kedepan akan lebih baik dan terhindar dari  sebagian para wakil rakyat "gelap". Untuk bersih total dari manusia Indonesia berotak korupsi masih jauh dan jauh! Paling tidak sedikit manusia koruptor Indonesia akan jadi korban wedus gembel M. Nazaruddin. Bila "wedus gembel" ala M. Nazaruddin mencari mangsa terjadi, maka negatifnya adalah neraka bagi para lelakon korupsi di 11 mega proyek negeri ini. Mohon maaf lahir dan bathin!..Peace!!

0 comments:

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentarnya, ..Sukses Buat Semua! Mohon maaf, diharap tidak memasukan URL, iklan de el el pada komentar!! Mohon maklum, ..

 
Back to top!