Searching...
Sabtu, 09 Maret 2013

Optimalkan Indera Mata Raih Sukses Tak Disangka


Optimalkan Indera Mata Raih Sukes tak Disangka
Judul artikel sok pinter banget nih, optimalkan indera mata raih sukses tak disangka. Maksudnya apaan nih? Jawabannya sepele dan bukan hal rumit, seperti membeli sesuatu saja. Pertama barang itu dilihat, lalu setelah beberapa waktu kemudian dibeli. Ya, awalnya melihat dengan mata sehingga kita tertarik plus mungkin ditambah mendengar dan mampu membelinya, maka jadilah membeli barang itu.

Kita tahu, manusia memiliki beberapa indera anugerah Tuhan kepada manusia, sehingga bisa menikmati indahnya dunia dengan padangan mata, merasakan nikmatnya kopi jahe, merasakan kelembutan dengan sentuhan dan mendengarkan informasi menggairahkan, serta mencium harumnya aroma di dunia ini. Apakah kita sudah optimal dalam menggunakan indera anugerah Tuhan itu? Tanpa sadar, banyak yang telah menggunakan indera anugerah Tuhan yang satu ini secara optimal. Buktinya banyak yang menjadi dokter, pengusaha, selebriti dan lain sebagainya. Apakah itu terjadi begitu saja? Apakah itu bisa didapat dalam keadaan tidur sepanjang hari? Pasti setuju bila jawabannya tidak!

Coba kita ingat apa yang pernah kita peroleh atau kita capai. Seperti kita menginginkan mainan disebuah toko, menginginkan sebuah buku bagus di toko buku, atau hal lain yang semua itu diluar kemampuan kita untuk memperolehnya. Saya pernah menginginkan sebuah mobil-mobilan kecil (ups..maaf ini artikel cowok yang buat, bukan pemilik blog), tapi tidak punya uang untuk membelinya. Setiap kali hanya bisa memandang mainan itu dari balik kaca etalase toko, tanpa masuk kedalam toko dan selalu itu yang saya lakukan setiap melewati toko tersebut. Dipikiran ini,"kapan ya bisa beli?" Oh ya, setiap kali melihat dan mengagumi mobil-mobilan itu, saya menghabiskan waktu kurang lebih 10 hingga 20 menit, setelah  ditegur penjaga toko, lalu pergi dari toko begitu saja dengan perasaan dan impian sangat besar ingin memiliki mainan itu.

Apa yang terjadi dengan melihat dan melihat setiap kali melewati toko mainan itu? Tanpa sengaja beberapa saat kemudian, tiba-tiba saya bisa memilikinya. Saya lupa sudah berapa lama keinginan itu terpendam dan akhirnya tercapai, kalau tidak salah setelah beberapa tahun kemudian. mainan itu benar-benar ada ditangan saya bukan karena saya membeli, tapi dari tukar-tukaran bingkisan disaat lulusan sekolah (waktu itu masih SD). Saya dapat apa yang saya inginkan. Saya dapat apa yang saya idam-idamkan selama bertahun-tahun. Akhirnya mainan mobil-mobilan itu jadi juga saya miliki. Jujur, kejadian itu saya anggap sebagai mujur alias hoki dan bukan oleh sebab apapun. Ternyata saya salah, kejadian itu adalah merupakan optimalisasi indera mata yang kemudian diproses didalam otak menjadi doa dan energi dasyat, lalu alam bawah sadar bekerja membantu meraih semua itu.

Ada lagi pengalaman yang tak disangka dan masih berhubungan dengan indera mata. Waktu di SMP kelas 1 saya pernah sakit selama 4 bulan akibat kecelakaan, setelah masuk langsung ulangan umum dan hasil nilai raportnya 4, 5 dan 6, bahkan beberapa mata pelajaran tidak bernilai alais kosong. Pada semester 2 di kelas yang sama, saya mendapat tegurran dari wali kelas bila ingin naik kelas. Saat itu saya diperlihatkan selembar kertas yang berisi angka-angka nilai yang harus diperoleh bila ingin naik kelas. Haahh! Kaget saya  melihat nilai yang dipatok oleh wali kelas saat itu. Semua nilai yang harus didapat itu melebihi kemampuan saya yang tergolong biasa-biasa saja mengarah oon. Kertas itu diberikan kepada saya dan saya diharuskan menempelnya di dinding seru waliktelas saat itu. Saya pulang dengan perasaan risau dan mustahil memeperoleh nilai yang hampir seluruhnya sempurna. Tanpa pikir panjang, karena takut tidak naik kelas, maka saya tempel kertas itu di dinding sesuai seruan wali kelas di sekolah waktu itu.

Taip hari target nilai itu dilihat, tiap saat target nilai itu menjadi perhatian saya saat itu. Antara percaya dan tidak percaya, setiap melihat target nilai itu saya menjadi takut dan langsung pegang buku dan membaca habis-habisan hingga uluang umum diakhir semester. Apa yang terjadi? Ternyata semua soal seperti mudah buat saya, nilai saya diatas rata-rata, bahkan diatas juara umum waktu itu. Maaf ini benar-benar terjadi, semua buku saya lalap habis dan sepertinya setiap melihat target nilai yang tertempel di dinding membuat saya jadi takut tidak naik kelas lalu saat itu pula langsung ambil buku dan bahkan sepertinya haus bacaan buku pelajaran yang setingkat dengan saya saat itu. Alhasil, saya naik kelas meski pada semester 1 saya tidak masuk 4 bulan karena sakit.

Maaf bukan narsis nih, saya mencontohkan apa yang terjadi dan tidak menyadur dari mana-mana, tapi asli terjadi dan dialami sendiri. Mungkin kejadian seperti yang pernah saya alalmi pun pernah dialami oleh semua orang, meskipun berbeda permasalahannya. Ini satu lagi contoh umum yang umumnya terjadi disaat menginjak remaja, dimana rasa mencintai pada lawan jenis mulai tumbuh. Indera mata bekerja sangat optimal, bila tidak maka tidak pernah ada itu yang namanya pacaran. Jujur saja, diawal-awal menyyukai seseorang itu hanya melalui mata. Kategori cantik atau ganteng menjadi acuan menyukai pada awalnya, kemudian setelah melihat ingin mengenal dengan cara apapun. Setelah kenal mulai grasuk grusuk atur strategi agar si dia membalas cinta kita. Mana ada orang pacaran hanya mendengar namanya saja tanpa melihat wajah entah itu langsung atau melalui gambar/foto? Ada istilah dari mana datangnya cinta, dari mata turun ke hati

Dari tiga gambaran mengenai optimalkan indera mata raih sukses tak disangka itu sepertinya benar, apalagi ketika membaca beberapa buku motivasi mengenai psycho-cybernetic.  Satu indera yang kita miliki itu memang benar-benar bisa merubah segalanya,  hal buruk jadi baik, susah jadi mudah, tidak punya jadi punya, salah jadi benar atau sebaliknya. Makanya tidak heran banyak peribahasa atau ungkapan yang menggunakan mata pada susunan kalimatnya masing-masing, seperti mata hati, mata pencaharian, mata-mata dan matahari atau mata lelaki kali ya...

Sedikit mengenai penjelasan sederhana dari Psycho-cybernetic dan hubungannya dengan artikel optimalkan indera mata raih sukses tak disangka. Satu contoh penjelasan sederhana dan singkat dari psycho-cybernetic adalah suatu pola kerja otak seperti cara kerja komputer. Maaf, sebenarnya bila disadari cara kerja komputer itu meniru cara kerja manusia, bukan manusia mengikuti cara kerja komputer. Pasti semua mengetahui komputer itu punya memori, sedangkan memori manusia adalah otak. Nah, pada pola cybernetic, data dimasukan kedalam memori lalu diolah untuk hasil yang diinginkan oleh operator. Seperti sebuah huruf A yang tampil dilayar monitor, tombol huruf A adalah mata pertama yang memberi input kedalam memory, jadi tanpa menekan tombol A, maka tidak akan pernah ada huruf A dilayar monitor. Kalau manusia gampangnya adalah ketika berhadapan dengan beberapa menu makanan, dimana pertama kali melihat menu dan kemudian masuk kedalam otak. Didalam otak akan terproses menjadi rangsangan untuk mencicipi dan satu hal lagi bila itu beli berarti otak juga mengirim sinyal apakah ada duit atau tidak untuk menikmati makanan yang telah dilihat oleh mata itu. Salah melihat atau salah memasukan data maka hasilnya pasti kurang baik. Psycho disini adalah berhubungan dengan kejiwaan, seperti malu, optimis, berani, senang,  sedih, bahagia dan lain sebagainya. Bila psycho digabung dengan cybernetic pengertian sederhananya adalah pola mengolah kejiwaan ala cyber. 

Pola psycho-cybernetic bukan hal baru dalam kehidupan manusia, semua telah melakukan sebelum teori atau istilah psycho-cybernetic muncul. Karena apapun yang dilakukan oleh manusia itu pada awalnya pasti memiliki target atau sasaran, meski tanpa sadar bahwa target atau sasaran itu menjadi cikal bakal keberhasilan atau kegagalan seseorang. Ada dan banyak yang melakukan pola psycho-cybernetic, seperti menempelkan sebuah gambar idola, tokoh atau apapun gambar yang ingin diimpikannya. 

Gambar itu selalu dilihat oleh mata dari waktu kewaktu, sehingga tanpa disadari pada suatu saat kita memperoleh seperti yang dilihat digambar itu. Bila gambaran itu positif, maka hasilnya akan positif. Namun, bila gambaran itu buruk atau negatif, maka hasilnya pun akan negatif. Itu pasti, karena otak manusia itu bukan sekedar memori atau pengolah data biasa, tapi luar biasa dan tidak akan bisa dihapus bila data telah dimasukkan. Berbeda dengan memori atau pengolah data komputer yang kapan kita mau, semua data bisa dihapus dan hilang selamanya. Ini contoh sederhana lagi, ketika kita bertemu teman lama dan hanya saling bertunjuk-tunjukan, lalu lama kelamaan muncul kembali kenangan dan semua seperti masih baru terjadi ketika lembaran memori di otak terbuka.

Jadi apa point dari artikel ini? Begini, jangan sungkan untuk melihat suatu gambaran dari tujuan sukses yang akan diraih. Bagaimana caranya? Bukan sok pintar nih, gampang saja, buat foto rumah mewah, mobil bagus, cewek cantik, atau gambar duit, nah tempel semua itu dimana pun yang mudah dan sering kali dilihat. Entah itu ditempel dibuku, dimasukkan kedalam dompet, di dinding atau di langit-langit tepat diatas tempat tidur, agar gambar itu sering ditangkap oleh mata dan dikirimkan ke memori otak. Hasilnya bagaimana? Jawabannya lebih gampang lagi, semakin sering melihat, maka semakin cepat gambaran itu diraih. Semua gambaran itu akan di proses diotak dan tanpa sadar otak mengirimmkan sinyal yang menggerakkan indera lain untuk mencapai gambaran yang dilihat. Yah, akibat sering melihat gambaran tersebut alam bawah sadar kita bekerja secara otomatis. 

Coba lihat ka'bah atau bacaan Alquran setiap saat (sekali maaf contoh disini hanya menggunakan agama saya), apakah kita akan melakukan hal-hal negatif yang dilarang agama setelah melihat itu? Tidak kali ya! Atau barangkali kita mau masuk syurga atau dicintai oleh Tuhan, ya boleh-boleh saja malah wajib dan itu bukan hal gila. Biarkan saja orang mengatakan kita gila, ketika mereka melihat kamar kita penuh dengan tempelan-tempelan harapan.

Bila suatu ketika harapan itu kita peroleh mereka akan gigit jari dan bertanya bagaiama caranya? Oh, satu lagi hampir lupa,..dengan gambaran yang kita lihat itu, tanpa sadar membuat kita selalu berdoa dan setiap kali berdoa sebenarnya itu telah terkabul, tinggal kita mau meraihnya atau tidak. Ini barangkali yang perlu disadari, yaitu optimalkan indera mata raih sukses tak disangka. Jadikan gambaran yang kita tempel itu sebagai pelatih mata kita dan menjadi target dari mimpi sukses dimasa depan. Otomatis kita akan berdoa setiap kali melihat target dan tanpa disadari alam bawah sadar membatu kita untuk berikhtiar mencapainya. Insya Allah!

0 comments:

Poskan Komentar

Terima Kasih atas komentarnya, ..Sukses Buat Semua! Mohon maaf, diharap tidak memasukan URL, iklan de el el pada komentar!! Mohon maklum, ..

 
Back to top!