Searching...
Kamis, 31 Januari 2013

Penangkapan Presiden PKS, Murni Korupsi atau Konspirasi Politik?

Presiden PKS terjerat kasus korupsi
Luar biasa sekali bagi kinerja KPK dalam penangkapan Presiden PKS, karena dalam waktu singkat dan cepat  telah berhasil menyimpulakn tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap kebijakan impor daging sapi di Kementan. Apakah kasus Presiden PKS murni karena korupsi atau konspirasi politik jelang pemilu 2014?

Bila memang Presiden PKS terlibat dalam kasus tersebut, berarti mementahkan kerjasama yang dibuat PKS bersama KPK dalam pemberantasan korupsi beberapa waktu lalu. Kemudian lainnya adalah, jika memang benar melakukan tindakan korupsi bukankah itu tindakan konyol dengan mempertaruhkan nama besar partai yang sudah stabil dan memiliki kader paling solid saat ini? Hanya untuk 40 miliyar rupiah mempertaruhkan nama besar PKS itu bukan lagi tindakan konyol, tapi ugal-ugalan kalau memang benar terlibat kasus suap ini.

Dari berita kasus suap yang melibatkan presiden PKS dan situasi jelang pemilu 2014, menimbulkan dua persepsi pada kasus ini. Pertama, jika memang benar Presiden PKS terlibat dalam kasus import daging sapi, ini menandakan sudah tidak adanya partai politik yang bersih dari korupsi. Apalagi sebelumnya, PKS itu partai berbasis Islam. Persepsi kedua adalah, masa iya hanya karena 40 miliar mempertaruhkan eksistensi PKS yang sudah solid atau ini hanya konspirasi jelang pemilu 2014 (trik pengalihperhatian ala orde dulu).

Maaf, semua bebas berpendapat dan tidak ada pembelaan atau dukungan ke salah satu pihak pada kasus tersebut. Melihat nilai suap yang hanya 40 miliyar itu tidak seberapa, bila dibanding dengan besarnya nilai merah yang akan diterima oleh PKS. Ini membuat saya geleng-geleng kepala, bingung dan setengah percaya melihat berita mulai konferensi pers juru bicara KPK, hingga berita presiden PKS yang datang untuk diperiksa berkaitan statusnya sebagai tersangka di KPK, dini hari tadi.

Dalam jumpa pers sebelum dijemput oleh KPK di DPP PKS, terlihat tidak ada raut muka seperti pelaku tindak korupsi lainnya yang begitu banyak alasan bajaj, tidak lari dan bahkan terlihat kooperatif. Baru kali ini saya melihat hal seperti itu, dimana tersangka begitu tenang dan tidak dibuat-buat, tidak seperti orang bersalah lainnya. Mungkinkah presiden PKS begitu pandai menyembunyikan kesalahannya? Kalo iya, berarti luar biasa.

Jujur saja, saya tidak sanggup untuk menyembunyikan suatu kebohongan, apalagi ini dikaitkan dengan kasus korupsi yang tentunya mencoreng nama baik dan melemahkan PKS. Raut wajah yang begitu datar disaat konferensi pers dilaksanakan. Berbeda sekali dengan gaya bicara Nazaruddin atau Angie, ketika mereka berdua berdalih atau beralasan didepan para aawak media. Ini sama sekali tidak terlihat, bahwa presiden PKS tersebut terlibat dalam kasus penerima suap  pada kebijakan import daging sapi di Kementan.

Sekali lagi, tulisan ini bukan pro atau kontra dalam kasus yang menjerat presiden PKS. Proses penangkapan yang begitu cepat oleh KPK yang sangat berbeda dengan proses penangkapan beberapa kasus korupsi sebelumnya, bahkan kasus Century pun tidak pernah ada ujung pangkalnya sampai saat ini. Padahal kerugian bukan sekedar miliyar, tapi triliyun rupiah. Begitu pun pada kasus Hambalang, KPK sangat berhati-hati dan pelan-pelan dalam prosesnya. Dari mata orang awam seperti saya dan mungkin juga masyarakat lainnya, ko bisa begitu ya?

Kali ini begitu menangkap tangan tersangka kasus suap, diperiksa dan gelar perkara bisa langsung menyimpulakn presiden PKS terlibat. Kalau dilihat dari kasus Nazaruddin yang juga sama seperti tersangka pada kasus suap daging sapi ini, tapi kenapa KPK tidak langsung menyimpulkan tersangka-tersangka sesuai dengan informasi yang diberikan Nazaruddin. Bukankah jelas akhirnya nyanyian Nazaruddin itu terbukti satu per satu. Kasus korupsi yang menjerat presiden PKS ini memberi kesan tanda tanya, ada apa sebenarnya? Kenapa nyanyian Nazaruddin tidak membuat KPK langsung menjadikan tersangka pada bos besar? Bukannya status Nazar waktu itu sama seperti tersangka kasus suap saat ini? Apa benar tersangka tersebut itu adalah murni pelaku suapnya?

Disatu sisi kerja KPK memang perlu diacungi jempol, tapi sayangnya bagai memetik daun teh. Ada kasus super seperti kasus Century dan kasus Hambalang yang bagi kami terlihat lambat, tidak secepat  penanganan kasus suap daging sapi yang menjerat presiden PKS. Ada apa ini sebenarnya? Bukan berpikir buruk, tapi ini benar-benar aneh. 


Apalagi bila melihat kondisi saat ini yang mendekati pemilu 2014, bisa saja terjadi konspirasi yang tidak diketahui KPK. Apa sih yang tidak mungkin dalam dunia politik? Bolak-balik fakta itu biasa, apalagi hanya sekedar korban 3 orang yang kemudian hidupnya dijamin untuk menjatuhkan presiden PKS, yang secara tidak langsung menjatuhkan PKS itu sendiri.


Semua serba mungkin, tapi harapan saya adalah ini benar-benar kasus korupsi dan bukan konspirasi potlitik jorok jaman batu. Hanya Tuhan Yang Tahu, benar atau tidaknya kasus suap yang menjerat presiden PKS, Lutfhi Hasan Ishaaq..

0 comments:

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentarnya, ..Sukses Buat Semua! Mohon maaf, diharap tidak memasukan URL, iklan de el el pada komentar!! Mohon maklum, ..

 
Back to top!