Searching...
Jumat, 28 Desember 2012

WAJIB PAKAI ADAT BETAWI 2013, NASIONALISME ATAU PENCITRAAN?

Jokowi tetapkan aturan pakaian adat betawiGubernur DKI Jokowi lagi-lagi buat aturan unik bagi jajarannya di Pemprov DKI Jakarta, yaitu wajib menggunakan pakaian adat betawi setiap hari Rabu 2013 mendatang. Aturan ini seperti membangunkan budaya Betawi yang hanya populer disetiap perayaan HUT Kota Jakarta saja. Generasi muda yang masih sekolah, terutama di tingkat menengah dan  dasar akan kembali mengenal budaya kota Jakarta yang menjadi tempat kelahirannya, bukan tontonan budaya korupsi membosankan dan kehidupan glamour kota Jakarta. 

Sejujurnya memang kebudayaan Betawi saat ini hanya simbol, bahkan mulai luntur dari kota Jakarta. Andaikan tidak ada Benyamin . S, Bokir, Mpok Ati, Mandra dan segelintir artis betawi, rasanya Kota Jakarta ini hanya dikenal sebagai kota Metropolis seperti di sinetron-sinetron atau di film-film hollywood.

Aturan ini memberi pembelajaran yang sangat mendidik bagi generasi muda, lain dari itu aturan wajib baju adat Betawi yang akan dimulai setiap hari Rabu pada Januari 2013 adalah contoh rasa nasioalisme seorang pimpinan yang nota bene.bersuku asli jawa. Ini adalah pesan nasionalme yang dipertontonkan Jokowi, agar suatu saat kelak para generasi muda memiliki rasa dan karsa, serta menghargai dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.

Secara ekonomi pun aturan wajib ini sangat positif, dengan wajib baju adat tentunya akan membangkitkan industri-industri pakaian adat Betawi, yang pastinya tidak dikelola oleh multi industri yang besar-besar itu melainkan industri-industri kecil atau rumahan.Dimana saat ini, hanya adik-adik di TK-TK atau SD lah yang kadang menggunakan baju adat Betawi disaat karnaval pada hari-hari bersejarah, seperti hari Kartini atau saat HUT Kota Jakarta

Pesan dari aturan wajib mengenakan pakaian adat Betawi adalah pesan kesederhanaan yang memang begitu adanya kehidupan orang-orang betawi jaman itu, bukan seperti sekarang yang serba kapitalis dan memaksakan diri serta bergaya metropolis dadakan yang ujung-ujungnya korupsi. Ini adalah pesan seorang Jokowi kepada warga Jakarta untuk tetap sederhana dan tidak memaksakan diri. 

Hal yang belum pernah dilakukan oleh pimpinan-pimpinan terdahulu, kecuali jargon-jargon basi yang akhirnya nol besar, seperti "katakan tidak untuk korupsi". Lambat laun, generasi muda mendatang akan semakin mengenal dan menghargai budaya daerahnya, yaitu betawi yang penuh dengan kesederhanaan dan kesahajaan seperti Bang Benyamin atau Bang Mandra yang ceplas ceplos.

Mungkin untuk sebagian yang kurang cocok dengan Jokowi, aturan wajib menggunakan pakaian adat Betawi adalah pencintraan. Anggapan tersebut wajar-wajar saja, tapi perlu sedikit introspeksi dan melihat bagaimana negara saat ini dibanding jaman-jaman perjuangan dahulunya. Menurut sejarah, saat itu tidak ada perbedaan, yang ada hanya satu tujuan, yaitu kemerdekaan Republik Indonesia. Bhineka Tunggal Ika masih begitu nyata bagi mereka yang telah berjuang untuk kemerdekaan negara ini.

Mereka berbaur menjadi satu dari berbagai budaya, seperti halnya di Jakarta ini yang multi etnis. Lihatlah mereka yang selalu memandang kedepan, akhirnya mereka korupsi untuk mengejar sebuah mobil ferrari yang sebenarnya belum mampu. Intinya, pencitraan atau tidak, aturan wajib mengenakan busana adat Betawi adalah langkah positif untuk melihat dan memalingkan mata pada budaya asli yang sarat dengan nuansa kesederhanaan bagi warga DKI pada khususnya, dan ini adalah tontonan nasionalisme seorang pimpinan ideal untuk pimpinan-pimpinan lainnya. Bangsa yang bijak adalah bangsa yang mengenal budayanya, bukan bangsa yang mengadopsi budaya nyeleneh dan tidak jelas itu.

Dari pada berpikir negatif, lebih baik ambil posiitf dari aturan wajib pakaian adat betawi di tahun 2013. Lebih banyak manfaatnya dari pada hal buruknya, karena bila dipikirkan masak-masak dan mencerna dari sisi manapun aturan ini banyak mengandung makna dan inilah yang ditunggu-tunggu oleh kami generasi muda.Terima kasih untuk Bapak Nahrowi Ramli yang telah memberikan masukan, agar baju betawi menjadi satu kewajiban yang harus dikenakan oleh jajaran Pemprov DKI jakarta di Januari 2013 yang akan datang ini.

0 comments:

Poskan Komentar

Terima Kasih atas komentarnya, ..Sukses Buat Semua! Mohon maaf, diharap tidak memasukan URL, iklan de el el pada komentar!! Mohon maklum, ..

 
Back to top!