Searching...
Minggu, 23 Desember 2012

CELAH ATURAN GANJIL GENAP ATASI KEMACETAN DI JAKARTA

ganjil genap mengatasi Kemacetan lalu lintas
Ini cuma sekedar coretan prediksi alias dugaan adanya celah aturan ganjil genap atasi kemacetan di Jakarta yang akan diterapkan Pemprov DKI Jakarta. Ide Ganjil genap yang akan digelontorkan sebentar lagi itu sebenarnya ide yang sangat baik dan brilian ditengah kebuntuan mengatasi kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta. Namun, bila pelaksanaannya tidak konsisten pastinya tidak jauh dengan penerapan Three in One yang sudah berjalan beberapa tahun di Jakarta.

Awal-awal diterapkannya Tree In One di Jakarta menurut cerita dari beberapa orang tua hasilnya memang membuat Jakarta menjadi lengang alias tidak macet di jam-jam itu. Waktu berjalan, hari berganti, bulan menyusul tak menunggu setahun Jakarta macet lagi saat itu. Kenapa? Ini akibat kecerdasan dan celah yang luput dari pemikiran pembuat kebijakan Tree In One. 

Three In One membuka celah untuk mengais rejeki bagi mereka yang hanya iseng atau memang tidak punya pekerjaan disaat itu. Berjajar dan berbaris dipinggir-pinggir jalan yang mengarah ke daerah terlarang "Three In One", melambaikan tangan menawarkan jasa untuk menipu sitem yang sudah terbentuk. Secara hukum pastinya mereka yang berangkat dari rumah sendiri dan membawa si joki-jooki Three In One saat melalui daerah terlarang itu tidak bersalah, dan mereka yang menjadi Joki pun tidak bersalah. Tidak ada undang-undang yang melarang menaikan atau ikut "Joki" saat melalui daerah Three In One. Akibatnya macet lagi, karena apalah artinya bagi mereka recehan sepuluh, dua puluh ribu perak, apalagi yang punya ladang uang kotor (koruptor).

Bagaimana dengan sistim baru nomer ganjil dan genap yang akan diterapkan beberapa saat kedepan oleh Pemprov DKI Jakarta? Untuk sistim baru ini masih ada celah, karena jujur orang Indonesia pinter-pinter kalau cari celah. Misalkan, hari ini harus menggunakan nomer ganjil, ya mau tidak mau bulan depan harus beli lagi kendaraan dengan motor genap. Mereka pastinya akan menghitung, menjumlah dan mengali, biaya transport akan lebih tinggi dibanding menambah kendaraan satu lagi dengan nomer yang berbeda. 

Disini yang akan meraup keuntungan adalah produsen kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor yang diwakili oleh dealer-dealer atau sejenisnya, termasuk perusahaan finansisal yang memberikan kredit. Memang jika normal-normal saja, nomer yang akan keluar tidak bisa ditentukan ganjil atau genap, tapi kondisi demikian itu bisa diatur. Pedagang pun akan berusaha memenuhi pemintaan nomer sesuai dengan kebutuhan pelanggannya, seperti nomer-nomer pesanan yang banyak berkeliaran dijalan itu lah. 

Celah untuk menggandakan nomer juga terbuka pada aturan ganjil genap ini, terutama untuk sepeda motor yang sulit untuk diawasi. untuk kelas mobil mungkin mudah terlihat, tapi jika sepeda motor yang speerti semut ditiap-tiap lampu merah mustahil untuk dilihat satu-per satu oleh Polantas dan yang lagi sial saja yang tertangkap. Apakah bisa menggandakan stiker atau ciri-ciri khusus yang menandakan ganjil atau genap? Wah, ini pasti mudah dibuat, kan uang saja yang rumit pembuatannya dipalsukan, bagaimana hanya sekedar tanda ganjil atau genap.

Peraturan ganjil genap baru efektif jika ada sistim elektronik otamatis sebagai pembeda dan pendeteksi secara online setiap pengguna dihari itu. Misalkan, hari ini harusnya genap, si ganjil akan terdeteksi secara otomatis oleh sistem pembeda ganjil genap yang sudah dipasang dikendaraannya. Polantas tidak perlu lagi memasang mata tanpa kedip untuk mengawasi si ganjil atau si genap yang melanggar. Pelanggar aturan ini akan didenda entah dengan sistem apa yang cocok untuk sangsinya. 

Pertanyaannya, apakah ada alat kontrol otomatis untuk aturan ganjil genap seperti itu? kalau tidak paling lama aturan ini hanya berjalan sebulan, setelah itu macet lagi. Maaf ini bukan pesimisme atau anti perubahan, paling tidak bisa jadi bahan pemikiran saja. Kalau salah, ya namanya prediksi, kita lihat nanti sajalah..

0 comments:

Posting Komentar

Terima Kasih atas komentarnya, ..Sukses Buat Semua! Mohon maaf, diharap tidak memasukan URL, iklan de el el pada komentar!! Mohon maklum, ..

 
Back to top!