Searching...
Jumat, 14 Desember 2012

ANDAI AKU BERTEMU KORUPTOR


apa yang akan dilakukan bila bertemu koruptorAndai aku bertemu koruptor, apa ya yang akan kulakukan? Pastinya beragam corak yang akan dilakukan kepada si koruptor, seperti beberapa hal dibawah ini sesuai dengan profesi masing-masing. Mungkin juga apa yang akan dilakukan tergantung dari selera masing-masing terhadap si koruptor, sesuka-sukanya lah pokoknya jika bertemu koruptor. Kan mereka si koruptor juga sesuka hati tidak memikirkan orang lain saat korupsi.

Pelajar
Aku ikat koruptor di tiang listrik dan kugunakan pulpen Parker yang ujungnya dibuat semakin lancip digosok dulu pakai amplas. untuk mencoret-coret muka si koruptor, trus kuhapus lagi pakai karet gelang, habis itu kutulis lagi dan kucoret-coret lagi mukanya dengan pulpen yang sedikit ditekan biar si koruptor meringis kesakitan. Setelah puas aku pergi dan memanggil teman-teman di sekolah untuk bergantian mencoret-coret muka si koruptor. Kalau semua sudah puas, lalu aku bersama teman-teman beli karet gelang untuk menjepret bibir, mata, hidung dan telingannya, karena si koruptor tidak menggunakan indera karunia Tuhan dengan baik dan tidak perduli dengan sekelilingnya. Kemudian, barulah tangan muka si koruptor diolesi dengan getas biji jambu mete dengan kaligrafi bertuliskan "aku seorang koruptor". Sudah puas semua, tinggalin aja biar kalu hujan nanti kesetrum listrik dan kesamber petir. Masa bodoh lah.

Guru
Kuikat si koruptor, dipagi sikoruptor disuruh tiduran dipintu gerbang sekolah, supaya sepatu siswa dan guru yang masuk tidak kotor, mobil dan motor juga boleh berkeset dimuka koruptor. Saat jam pelajaran muka si koruptor jadi penghapus papan tulis di setiap kelas, sebelum bel berbunyi, si koruptor ditarik dan telinganya didekatkan bel, ringggg, biar budek. Disaat istrirahat, si koruptor ditempatkan di tong sampah, biar semua sampah bekas makan kena muka si koruptor, biar bau dan berantakan muka sikoruptor yang memang sudah bau seperti sampah. Saat pulang sekolah, si koruptor di tempatkan lagi di depan pintu, supaya sepatu siswa dan guru, ban motor dan mobil masih bersih seperti sedia kala. 

Tukang Sapu Jalanan 
Aku ikat si Koruptor dan ksuruh duduk jadi pembatas saat aku menyapu jalanan yang lalulintasnya pada, yang penting aku aman dari tubrukan mobil dan mmotor yang jalan agak kesisi tempatku bekerja, biar saja si koruptor tertabrak. Kalau lelah menyapu, kusuruh sikoruptor menyapu jalan menggunakan lidahnya sampai jalan bersih dari sampah dan kalau perlu kuruh makan semua sampah dijalan. Kalau si koruptor sudha lelah, kusuruh si koruptor istirahat dan duduk-duduk ditengah jalan, biar ketabrak. Kalau sapuku kotor, karena banyak daun -dauan yang tersangkut disapu, maka aku kosek-kosek sapu dimuka koruptor biar sapunya bersih lagi.

Tukang Parkir
Ku ikat si koruptor dan kubaringkan dan kujadikan ganjal, serta pembatas mobil yang parkir. Kalau tempat parkir penuh, kusuruh si koruptor tiduran dan dipasang tiang bertuliskan "tempat parkir penuh". itu aja kayanya, kalo kejam-kejam nanti yang punya mobil tidak kasih tips, apalagi  mobil-mobil mewah yang punya sebagian koruptor yang belum ketahuan. 

Petugas Kebun Binatang
Untuk penjaga kebun binatang agak banyak nih, karena mereka bertugas dilokasi binatang yang berbeda. Begini saja, yang paling ganas saja yang ditemukan dengan koruptor, ya si penjaga Macan, Singa dan buaya, serta Ular. Mereka serentak berkata, "aku cincang si koruptor dan kuberikan ke macan-macan, singa-singa, buaya dan ular yang sedang lapar." Lebih murah dan berguna, dibanding beli daging harganya mahal.

Tukang Gorengan
Aku suruh duduk sikoruptor dekat kompor, lalu kusuruh pegang penggorengan sampe semua gorengan selesai di goreng. Biar saja tangannya melepuh, kan tangannya yang mencuri uang negara alias uang rakyat. Kalau gorengan sudah habis, kusuruh si koruptor membersihkan dengan menggosokan mukanya, sampai penggorengannya bersih mengkilat.

Hakim
Aku akan ancam si koruptor dengan hukuman seberat-beratnya, tidak ku pedulikan seribu pembela yang mendampingi si kourptor, jika perlu ku ancam hukuman mati. Pasti si pembela dan si koruptor pusing tujuh keliling serta ketakutan setengah mati. Kalau si koruptor jujur mengatakan simpanan hasil korupsinya masih banyak dan mau bagi-bagi, itu lain soal, baru bisa dipertimbangkan hukumannya, mungkin hukuman sesuai dengan permintaan lah. Asal sama-sama senang!

Jaksa
Ku tuntut si koruptor dengan tuntutan hukuman mati, meskipun hukuman mati belum ada di UU dan KUHP, pokoknya kubuat si koruptor terkencing-kencing didepan sidang. Kalau si pembela berushaa beralibi dan membela, kulempar pakai sepatu biar mereka tahu kekesalan dan kebencianku pada si koruptor yang telah merugikan uang negara.Disaat jeda persidangan dan si pembela bilang kalau si koruptor masih memiliki sisa uang korupsi yang cukup lumayan, nah ini baru adil namanya. Besok sidang paling ku tuntut setahun dua tahun, cincai lah.

Polisi
Ku ketok kepala si koruptor pakai gagang pistol, biar pusing dan sedikit benjol kepalanya. Terus kuinjakan kaki kursi dijempol kaki si koruptor, biar kapok dia. Pokoknya sampai dia mengaku  dan mau memberikan keterangan tentang kelakuannya saat korupsi, serta siapa yang terlibat dalam aksinya. Masa bodoh dengan teriakan-teriakan minta ampun si koruptor, kecuali dia berteriak dan berkata, " uang korupsi masih banyak, nanti kita bagi-bagi gimana?" Nah ini dia, kenapa tidak dari tadi?

Sipir
Ku campur si Koruptor dengan penjahat-pejahat kelas kakap yang homosek, kubiarkan apa pun yang mereka lalkukan kepada si koruptor..biar mampus si koruptor tiap hari melayani penjahat homosek yang kelaparan. Pastinya si koruptor teriak-teriak dan memohon-mohon padaku, sampai akhirnya dia bilang," nanti kubagi uang hasil korupsi, masih banyak kok," Nah gitu dong, kalo gitu ku pindahkan si koruptor ke ruang sel yang agak nyaman, kubelikan AC, Komputer, TV dan kulkas, sekali-kali kudatangkan tukang pijit cantik dan menawan, yang penting ada bagi-baginya.

Lainnya karang dan reka sendiri saja, masih banyak yang akan dilakukan jika kita bertemu dengan koruptor. Semoga saja cocok dengan selera masing-masing, bila bertemu dengan si koruptor. Apalagi koruptor kelas kakap, semoga sukses!  

0 comments:

Poskan Komentar

Terima Kasih atas komentarnya, ..Sukses Buat Semua! Mohon maaf, diharap tidak memasukan URL, iklan de el el pada komentar!! Mohon maklum, ..

 
Back to top!